Selasa, 24 November 2009

kumpulan kapal-kapal tua (prima trisnawan)







Tidak ada misteri dalam bagaimana cara kapal-kapal ini bisa sampai di sana, selama bertahun-tahun petugas pelabuhan Mauritania menerima bayaran murah dan mengizinkan kapal-kapal yang akan dibuang di pelabuhan. Membuang kapal sangat mahal, sehingga selama bertahun-tahun banyak perusahaan dari seluruh dunia menyingkirkan kapal-kapal yang tidak diinginkan mereka murah di Teluk Nouadhibou.

Fenomena ini dimulai pada tahun 80an, setelah nasionalisasi industri perikanan Mauritania, banyak kapal-kapal non-ekonomis ditinggalkan di sana.

Saking banyaknya kapal-kapal yang telah di tinggalkan, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana kapal-kapal penangkap ikan lokal dan kapal-kapal komersial menavigasi kapal mereka dengan aman ketika meninggalkan pelabuhan.

Dalam upaya untuk membersihkan lingkungan setempat, beberapa solusi telah diajukan untuk dipertimbangkan. Saran ini antara lain, men-derek kapal ke lokasi lain, dan ini juga tidak memungkinkan mengingat susahnya menggerakkan kapal-kapal yang banyak, saran lain, dengan cara meledakkan kapal-kapal tersebtu pun pasti tidak akan menjadi cara terbaik untuk memperbaiki keadaan, bahkan mungkin memperparah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar